Panduan Lengkap Mengamankan Akun Facebook Dari Ancaman Peretas - Siapa yang tak kenal Facebook? Mungkin hampir semua pengguna internet di dunia tak asing lagi dengan media sosial online tersebut, bahkan karena kepopulerannya, Facebook disebut-sebut menjadi media sosial online dengan pengguna terbanyak di dunia. Bagaimana tidak, pihak Facebook sendiri mendaulat bahwa hingga saat ini tercatat pemilik akun (pengguna) Facebook telah mencapai 1.04 miliar orang. Sebuah angka yang cukup fantastis bukan? Sementara di Indonesia sendiri, hingga akhir tahun 2015 lalu, pemilik akun (pengguna) Facebook diperkirakan berjumlah total 63 juta orang.
Panduan Lengkap Mengamankan Akun Facebook Dari Ancaman Peretas
Panduan Lengkap Mengamankan Akun Facebook Dari Ancaman Peretas
Dibalik populer dan makin banyaknya orang yang menggunakan Facebook, ternyata terdapat pula beberapa masalah terkait kepemilikan akun media sosial online tersebut, salah satunya adalah masalah keamanan akun, dari ancaman pencurian yang dilakukan oleh peretas (hacker). Tak sedikit pemilik akun Facebook yang mengeluh karena tiba-tiba saja akun mereka tak dapat diakses serta telah berpindah tangan. Bahkan pada kasus tertentu, akun Facebook korban pencurian (peretasan) digunakan untuk merusak nama baik si pemilik akun asli, atau dijadikan sarana untuk melakukan tindak kejahatan penipuan oleh si pencuri akun.

Menyikapi masalah ancaman pencurian akun Facebook oleh pihak yang tak bertanggung jawab, maka kali ini Net-Guard akan mencoba berbagi informasi tentang beberapa hal yang dapat dijadikan panduan untuk mengamankan akun Facebook milik kita, guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan, seperti halnya pada contoh yang telah disebutkan di atas. Apa dan bagaimana caranya? Berikut informasi selengkapnya.

Panduan Lengkap Mengamankan Akun Facebook Dari Ancaman Peretas

Melindungi password akun Facebook
Hal paling penting yang perlu diperhatikan untuk mengamankan akun Facebook kita adalah melindungi password (kata kunci) yang digunakan untuk masuk (log in) halaman dinding Facebook. Adapun beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melindungi password akun Facebook adalah sebagai berikut:
  • Disarankan bagi para pemilik akun Facebook untuk menggunakan password yang kuat, dimana karakter password tidak kurang dari 12 karakter, selain itu disarankan pula untuk menggunakan kombinasi angka, huruf kapital, huruf kecil, dan simbol, misalnya saja. Contohnya: "n3T*gU412D*bL0G5p0t%&#d0T*cO111$.
  • Hindari penggunaan tanggal dan tahun lahir sebagai password karena akan sangat mudah ditebak oleh peretas.
  • Jangan pernah membagikan password Anda pada siapa pun.
Memaksimalkan fitur keamanan di Facebook
Selain melakukan perlindungan terhadap password, disarankan pula untuk memaksimalkan fitur keamanan yang telah disediakan oleh Facebook, diantaranya adalah:
  • Mengaktifkan fitur Login Alerts, dimana fitur memungkinkan pihak Facebook untuk mengirimkan peringatan apabila terjadi akses masuk akun Facebook melalui perangkat atau peramban (browser) yang tidak dikenal. Cara mengaktifkan fitur tersebut adalah dengan mengakses terlebih dahulu setting → Login Alerts → Edit, selanjutnya akan terdapat dua pilihan cara untuk mendapatkan peringatan dari Facebook, pertama melalui pemberitahuan dan melalui email. Beri tanda centang pada kedua pilihan tersebut atau pilih salah satunya saja.
  • Mengaktifkan fitur Login Approvals, yaitu fitur yang secara umum disebut pula dengan istilah two authentification factor. Fungsi dari fitur ini adalah langkah pengamanan saat melakukan login untuk meminta konfirmasi melalui perangkat yang berbeda, yaitu dengan mewajibkan pengguna untuk memasukkan kode tertentu yang dikirimkan melalui nomor ponsel si pemilik akun.
  • Bila perlu gunakan semua fitur pengamanan akun yang disediakan oleh Facebook, seperti Code Generator, App Passwords, Trusted Contacts.
Menjaga keamanan email
Diketahui bersama, email merupakan salah satu syarat untuk dapat membuat akun Facebook. Namun tak jarang banyak pengguna Facebook, khususnya di Indonesia mengabaikan pentingnya keamanan email yang digunakan pada proses pendaftaran Facebook. Hal ini dapat berakibat fatal, karena peretas yang telah berhasil mendapatkan akses pada email si pemilik akun Facebook, akan dapat dengan mudah mencuri akun Facebook korban mereka. Oleh sebab itu, disarankan untuk memastikan pula keamanan email dalam keadaan benar-benar terjaga, seperti perlindungan terhadap password, menerapkan keamanan two authentification factor, sampai menjaga email agar tetap aktif. Disarankan pula untuk melakukan pengaturan privasi agar email tak bisa dilihat oleh orang lain, termasuk teman-teman Anda di Facebook.

Pastikan selalu melakukan log-out (keluar) usai mengakses akun Facebook
Bila Anda menggunakan jasa warnet untuk membuka Facebook, disarankan untuk memastikan telah melakukan log-out, demi menghindari akses akun Facebook Anda dari orang yang tidak dikenal. Selain itu, pastikan untuk menghapus history peramban (browser) dan hindari pula konfirmasi pilihan menerima penyimpanan password dalam peramban (browser).

Hindari mengakses tautan mencurigakan
Banyak kasus pencurian akun Facebook yang memanfaatkan kelengahan penggunanya, dengan mengirimkan tautan-tautan yang mengarah pada halaman berbahaya di luar Facebook. Oleh sebab itu, pastikan terlebih dahulu apakah tautan tersebut benar-benar aman untuk Anda akses, dan bila dianggap mencurigakan, sebaiknya abaikan atau laporkan tautan tersebut pada pihak Facebook.

Gunakan antivirus yang selalu diperbarui
Salah satu manfaat antivirus yang selalu diperbarui (update) adalah dapat memberikan pengamanan tambahan saat kita akan masuk (login) untuk mendeteksi ancaman halaman dan perangkat lunak berbahaya, misalnya saja phising dan key logger.

Hindari penggunaan perangkat dan jaringan internet yang tidak aman
Bila tak terlalu mendesak, hindari login (masuk) akun Facebook Anda dari perangkat dan jaringan internet yang tidak aman, misalnya saja mengakses akun Facebook melalui warnet atau menggunakan jaringan Wi-Fi gratisan.

Demikian informasi tentang panduan lengkap mengamankan akun Facebook dari ancaman peretas. Semoga dapat menjadi tambahan pengetahuan yang berguna bagi pembaca sekalian.

Advertisement

Post a Comment

Komentar Dengan Bijaksana, Dan Tidak Mencantumkan Hal-Hal Yang Berbau SARA

Harap Tidak Mencantumkan Link Aktif

 
Top