Hindari Pencurian Data, Jangan Asal Colok USB Flash Drive - Siapa yang tak kenal USB flash drive, sebuah perangkat elektronik yang berguna untuk menyimpan data dengan menggunakan penghubung USB (Universal Serial Bus) sebagai sarana pertukaran data ini telah menjadi alat paling populer saat ini guna menyimpan data. Bukan saja karena bentuknya yang kecil dan mudah dibawa kemana saja, USB flash drive kini juga telah makin berkembang dengan kapasitas menampung data dengan daya tampung lumayan besar.
Hindari Pencurian Data, Jangan Asal Colok USB Flash Drive

Membahas penggunaan USB flash drive dari sisi keamanan, maka dibalik manfaatnya, ternyata perangkat penyimpan data ini juga dapat menjadi alat berbahaya bila disalahgunakan, misalnya saja sebagai sarana untuk menyebarkan virus atau pun malware. Bukan hal baru lagi bila terdapat banyak kasus virus yang menyerang komputer, justru diakibatkan karena pernah terhubung dengan USB flash drive yang terinfeksi virus.

Nah, berkaitan dengan masalah di atas, maka berdasarkan informasi yang dikutip dari The Hacker News dan welivesecurity.com, mengabarkan bahwa para peneliti keamanan dari salah satu perusahaan ternama ESET, menemukan sebuah ancaman Trojan yang dapat menyebar melalui perangkat USB flash drive, dengan kemampuan untuk melakukan pencurian data pada perangkat komputer yang terhubung dengan USB flash drive yang telah terinfeksi program jahat tersebut.

Dijuluki sebagai USB Thief (Win32/PSW.Stealer.NAI), menjadi sangat berbahaya karena mampu menyerang dan mencuri data yang terdapat dalam komputer tanpa diketahui dan sulit terdeteksi. Disebutkan pula oleh Tomas Gardon, selaku salah satu peneliti keamanan ESET, USB Thief telah dirancang untuk melakukan serangan pencurian data dan ditargetkan pada sistem komputer yang terisolasi dari Internet.

Jadi bila digambarkan secara sederhana, USB Thief merupakan program jahat yang dibuat untuk melakukan pencurian data dari dalam komputer tertentu. Uniknya, dari hasil penelusuran redaksi Net-Guard, trik pencurian data dengan memanfaatkan USB flash drive ini bukan satu-satunya yang pernah terjadi, karena kasus hampir sama, juga pernah berkembang di Indonesia, dimana dengan berbekal modifikasi perintah pada notepad yang tersimpan di dalam USB flash drive, seseorang dapat mengambil data dari dalam komputer korban secara otomatis, dengan cara menjalankan terlebih dahulu perintah tersebut pada perangkat USB Flash Drive telah terhubung dengan komputer tersebut.

Nah, guna menghindari ancaman serangan pencurian data yang memanfaatkan USB flash drive, disarankan bagi para pemilik komputer, untuk menghindari pemakaian perangkat USB flash drive dari sumber yang tidak dipercaya, selain itu nonaktifkan fitur autorun pada USB flash drive, serta selalu melakukan scanning virus menggunakan anti virus, terhadap USB Flash drive sebelum membukanya pada komputer.

Advertisement

Post a Comment

Komentar Dengan Bijaksana, Dan Tidak Mencantumkan Hal-Hal Yang Berbau SARA

Harap Tidak Mencantumkan Link Aktif

 
Top